Program Studi Ilmu Ekonomi adalah jurusan yang mempelajari bagaimana sumber daya yang terbatas dikelola untuk memenuhi kebutuhan manusia, baik dalam skala individu, perusahaan, maupun negara. Jurusan ini menekankan analisis, teori, dan kebijakan untuk memahami fenomena ekonomi seperti inflasi, pengangguran, pertumbuhan, dan pasar.
1. Tujuan Program Studi Ilmu Ekonomi
Mendidik mahasiswa agar mampu menganalisis masalah ekonomi secara logis dan sistematis.
Menghasilkan lulusan yang mampu merumuskan kebijakan ekonomi atau solusi bisnis berbasis teori dan data.
2. Lama Pendidikan
- S1 Ilmu Ekonomi: ±4 tahun
- Gelar lulusan: S.E. (Sarjana Ekonomi)
Bisa lanjut ke Magister Ekonomi, Ekonomi Pembangunan, atau Keuangan.
3. Kurikulum Umum
- Dasar Ilmu Ekonomi: Pengantar Mikroekonomi, Pengantar Makrekonomi , Matematika dan Statistika Ekonomi, Ekonomi Islam (opsional)
- Mata Kuliah Inti: Ekonomi Mikro Lanjutan, Ekonomi Makro Lanjutan (inflasi, pengangguran, pertumbuhan ekonomi), Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Internasional (perdagangan global dan neraca pembayaran), Ekonomi Moneter (kebijakan bank sentral dan perbankan), Ekonometrika (analisis data ekonomi dengan software statistik), Ekonomi Sumber Daya Alam & Lingkungan, Kebijakan Publik dan Fiskal
- Tugas Akhir & Magang: Penelitian berbasis data ekonomi, Magang di lembaga keuangan, pemerintah, BPS, atau perusahaan riset
4. Gelar Lulusan
S.E. (Sarjana Ekonomi)
Bisa lanjut ambil sertifikasi analis keuangan, konsultan pajak, atau akuntansi (jika dipadukan dengan keuangan).
5. Prospek Karier
- Ekonom / Analis Riset di Bappenas, BI, OJK, BPS
- Analis Keuangan atau Perencana Ekonomi di Bank dan Lembaga Investasi
- Konsultan Ekonomi / Konsultan Bisnis
- Staf Kementerian Keuangan, Perdagangan, atau Perencanaan Pembangunan
- Peneliti Ekonomi di lembaga nasional dan internasional
- Dosen atau akademisi
6. Kelebihan & Tantangan
- Kelebihan: Cocok untuk yang suka logika dan analisis data; fleksibel di sektor pemerintahan, riset, maupun swasta.
- Tantangan: Perlu penguasaan matematika dan statistik ekonomi yang kuat, serta kemampuan analisis kebijakan.
