Program Studi Sastra Jepang adalah jurusan yang mempelajari bahasa, sastra, budaya, sejarah, dan masyarakat Jepang, baik secara lisan maupun tulisan, dari zaman klasik hingga kontemporer. Mahasiswa juga dibekali kemampuan berbahasa Jepang aktif dan pasif serta memahami konteks budaya dan sosial Jepang secara menyeluruh.
1. Tujuan Program Studi Sastra Jepang
Membentuk lulusan yang mahir berbahasa Jepang serta memahami karya sastra dan kebudayaan Jepang.
Menyiapkan mahasiswa agar mampu berkomunikasi, menerjemahkan, dan bekerja dalam lingkungan yang melibatkan budaya Jepang.
2. Lama Pendidikan
- S1 Sastra Jepang: ±4 tahun
- Gelar lulusan: S.S. (Sarjana Sastra)
3. Kurikulum Umum
- Bahasa Jepang Dasar hingga Lanjut: Kanji, Hiragana, Katakana, Tata Bahasa (Bunpou), Membaca (Dokkai), Menulis (Sakubun), Mendengarkan (Choukai), Berbicara (Kaiwa)
- Mata Kuliah Inti: Pengantar Sastra Jepang, Sejarah Sastra Jepang Kuno & Modern, Kajian Novel, Manga, dan Anime, Penerjemahan Jepang-Indonesia & sebaliknya, Budaya dan Masyarakat Jepang, Kajian Film Jepang dan Tradisi Pop, Etika dan Norma Sosial Jepang, Metode Penelitian Sastra
- Kegiatan Tambahan: Magang di perusahaan Jepang atau Lembaga Budaya Jepang, Sertifikasi kemampuan bahasa Jepang (JLPT N5 – N1), Program pertukaran pelajar (ke universitas di Jepang)
4. Gelar & Sertifikasi Tambahan
S.S.
Sertifikasi JLPT (Japanese Language Proficiency Test)
Sertifikasi Honyaku (penerjemah)
5. Prospek Karier
- Penerjemah / Interpreter Bahasa Jepang
- Pengajar Bahasa Jepang
- Staf perusahaan Jepang di Indonesia atau Jepang
- Content creator / editor khusus budaya Jepang
- Duta budaya atau penghubung kerja sama internasional
- Pemandu wisata / tour guide Jepang
6. Kelebihan & Tantangan
- Kelebihan: Prospek luas karena hubungan erat Indonesia-Jepang; banyak beasiswa & peluang kerja.
- Tantangan: Struktur bahasa Jepang kompleks (terutama Kanji), dan budaya kerja Jepang cukup ketat.
