Program studi Kedokteran Hewan adalah bidang pendidikan tinggi yang mempelajari kesehatan, penyakit, dan pengobatan hewan. Mahasiswa di jurusan ini dipersiapkan untuk menjadi dokter hewan (drh.) yang mampu menangani hewan peliharaan, ternak, satwa liar, hingga hewan eksotik.
1. Tujuan Program Studi Kedokteran Hewan
Mendidik calon dokter hewan yang kompeten dalam diagnosis, terapi, pencegahan penyakit, serta manajemen kesehatan hewan.
Menyiapkan lulusan agar bisa terlibat dalam kesehatan masyarakat, industri peternakan, keamanan pangan asal hewan, dan konservasi satwa.
2. Lama Pendidikan
Terdiri dari dua tahap:
a. Tahap Sarjana (S.KH atau S.K.Vet) – Sarjana Kedokteran Hewan
Durasi: ±4 tahun
Fokus: Ilmu dasar biologi dan medis (anatomi hewan, fisiologi, patologi, mikrobiologi, dll).
Ilmu dan praktik seputar hewan: kucing, anjing, sapi, kambing, unggas, satwa liar.
Praktikum laboratorium dan lapangan (peternakan, klinik hewan, kebun binatang).
b. Tahap Profesi (drh.) – Dokter Hewan
Durasi: ±1,5 – 2 tahun
Fokus: Praktik klinik di rumah sakit hewan, klinik hewan kecil, peternakan, laboratorium kesehatan hewan.
Rotasi di bidang seperti bedah hewan, penyakit dalam hewan, reproduksi, parasitologi, dan kesehatan masyarakat veteriner.
3. Kurikulum Umum
- Ilmu Dasar: Biokimia, Mikrobiologi, Anatomi, Histologi, Fisiologi Hewan.
- Ilmu Klinik: Patologi Klinik, Farmakologi, Bedah Hewan, Reproduksi Hewan, Diagnostik VeVeteriner.
- Manajemen: Kesehatan Ternak, Biosekuriti, Teknologi hasil ternak, Kesehatan Lingkungan.
- Kesehatan Masyarakat Veteriner: Zoonosis (penyakit dari hewan ke manusia), keamanan pangan.
4. Gelar Lulusan
- Setelah sarjana: S.KH (Sarjana Kedokteran Hewan) atau S.K.Vet
- Setelah profesi: drh. (dokter hewan)
5. Prospek Karier
- Dokter Hewan Praktisi (klinik hewan peliharaan, rumah sakit hewan)
- Dokter Hewan Peternakan (sapi perah, unggas, kambing, dll)
- Lembaga Pemerintah (Balai Karantina, Dinas Peternakan, BKSDA, BPOM)
- Peneliti biomedis dan vaksin hewan
- Industri (pet food, obat hewan, pengolahan hasil hewan)
- Kebun Binatang, konservasi satwa liar
- Dosen atau melanjutkan spesialisasi veteriner
6. Kelebihan & Tantangan
- Kelebihan: Luas cakupan bidang (hewan kecil, besar, eksotik), peran penting dalam kesehatan masyarakat dan keamanan pangan.
- Tantangan: Harus siap menghadapi hewan agresif, kerja lapangan intensif, dan tanggung jawab besar terhadap hewan dan pemiliknya.
