Program Studi Teknik Lingkungan adalah bidang teknik yang mempelajari pengelolaan dan pengendalian lingkungan hidup melalui pendekatan ilmiah dan rekayasa teknik. Fokusnya adalah menciptakan solusi teknologi untuk menjaga kualitas air, udara, tanah, dan lingkungan secara keseluruhan agar tetap aman dan sehat bagi manusia serta ekosistem.
1. Tujuan Program Studi Teknik Lingkungan
Menghasilkan insinyur lingkungan yang mampu merancang sistem dan teknologi pengelolaan lingkungan.
Mengatasi masalah pencemaran, sanitasi, limbah, dan konservasi sumber daya alam secara berkelanjutan.
2. Lama Pendidikan
- S1 Teknik Lingkungan: ±4 tahun
- Gelar lulusan: S.T. (Sarjana Teknik)
Bisa lanjut ke Magister (M.T.) atau ambil sertifikasi ahli K3, AMDAL, dan pengelolaan lingkungan.
3. Kurikulum Umum
- Dasar Teknik dan Sains: Matematika Teknik, Kimia dan Biologi Lingkungan, dan Fisika Dasar
- Ilmu Inti Teknik Lingkungan: Pengolahan Air Bersih (desain sistem air minum dan distribusinya), Pengolahan Air Limbah Domestik dan Industri, Manajemen dan Pengolahan Sampah (Padat dan Cair), Pencemaran Udara dan Pengendaliannya, Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi, Teknologi Daur Ulang dan Ramah Lingkungan, Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL), GIS dan Pemodelan Lingkungan
- Praktikum & Proyek Akhir: Laboratorium kualitas air, udara, dan tanah, Kunjungan lapangan ke TPS/TPA, IPAL, atau proyek AMDAL, Tugas akhir berbasis studi kasus lingkungan nyata
4. Gelar Lulusan
S.T. (Sarjana Teknik)
Bisa melanjutkan ke jalur profesi atau menjadi konsultan lingkungan bersertifikat.
5. Prospek Karier
- Konsultan Lingkungan dan AMDAL
- Ahli Pengolahan Air & Limbah
- Insinyur K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan)
- Tenaga Ahli di Kementerian Lingkungan Hidup
- Pegawai di Dinas Lingkungan Hidup Daerah
- Bekerja di BUMN, perusahaan energi, manufaktur, pertambangan
- Peneliti, akademisi, atau LSM lingkungan
6. Kelebihan & Tantangan
- Kelebihan: Relevan dengan isu global (perubahan iklim, pencemaran), peluang kerja luas dan penting bagi keberlanjutan.
- Tantangan: Harus kuat di kimia, analisis laboratorium, dan kerja lapangan sering melibatkan kondisi di luar ruangan.
